Seni pertemanan

seni

agen togel di indonesia Persahabatan seumur hidup yang terakhir membutuhkan ketrampilan konektivitas yang baik. Orang-orang yang terlibat harus setuju untuk berafiliasi satu sama lain sesuai dengan kasih sayang mereka dan untuk berkomitmen pada harga diri yang tinggi dari yang lain. Persahabatan seumur hidup akan bertahan untuk latihan. Ini akan membutuhkan perlakuan orang lain sesuai dengan keinginan Anda untuk diperlakukan dan berhubungan dengan cara lain yang dengannya Tuhan merujuk kepada Anda.

Dalam Alkitab, ada empat sifat kuat persahabatan yang baik: minat, cinta, simpati, dan pengorbanan.

1. Minat adalah ketika jiwa-jiwa batin teman-teman saling terkait. Dalam 1 Samuel 18: 1 Jiwa Yonatan dirajut oleh jiwa Daud. Mereka segera menjadi teman. Akan ada benang merah di antara teman-teman.

2. Cinta adalah kekuatan paling kuat di alam semesta. Cinta untuk persahabatan diungkapkan dengan kepercayaan, saling percaya dan menepati janjinya. Yesus berkata dalam Injil 13:34, “Perjanjian baru yang Kuberikan kepadamu, bahwa kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu, supaya kamu juga saling mengasihi satu sama lain.” Ekspresi cinta dalam persahabatan mengharuskan kita mencintai dan mengasosiasikan satu sama lain bagaimana Tuhan memperlakukan kita.

3. Simpati dalam hubungan dan persahabatan merupakan perhatian nyata orang lain. Ternyata ada waktu yang dibutuhkan dengan pemahaman hati dan tangan tercinta untuk membantu melewati masa percobaan dan masa bahagia kehidupan seorang teman. Simpati diungkapkan melalui telinga pendengaran untuk masalah hati.

4. Pengorbanan dalam persahabatan ditunjukkan saat Anda menyadari bahwa akan ada saat ketika Anda akan mengubah kebutuhan Anda sebelum hidup Anda. Akan ada saat dimana teman Anda perlu menyiapkan beberapa rencananya, gagasan dan rencananya untuk membantunya. Sebagai teman, apakah kamu siap untuk ini? Yesus mengajarkan orang percaya bahwa pengorbanan adalah kasih terbesar. “Tidak ada kasih yang lebih besar dari manusia daripada ini, orang itu harus meninggalkan hidupnya untuk teman-temannya (Yohanes 15:13).”

Bila keempat kualitas ini hadir dan berkembang dalam persahabatan yang telah Anda bangun di atas pondasi yang kuat yang akan bertahan dalam persahabatan. Nilai dasar yang kuat dalam persahabatan adalah: kritik konstruktif (Amsal 27: 6), saran bermanfaat (Amsal 27: 7), dan kesetiaan (Amsal 17: 7). Nilai-nilai ini juga membantu teman-teman untuk menjalani tes kesetiaan terus menerus (2 Samuel 1:23), kemauan untuk berkorban (Yohanes 15:13), roh yang patuh (Yohanes 15:14, 15) dan kesamaan (Filipi 2: 19-23).

Untuk mengembangkan diri, mintalah dua pertanyaan untuk ditanyakan kepada diri sendiri: teman macam apa Anda? Bagaimana Anda bersikap dengan teman Anda?

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *